Bergabunglah bersama kami dalam menjaga kelestarian penyu dan ekosistem pantai di Kabupaten Cilacap
Donasi SekarangKonservasi Penyu Nagaraja adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2019 dengan fokus utama pada pelestarian spesies penyu di Pantai Pesisir selatan mencakup 3 Kecamatan yaitu : Kecamatan Adipala, Kecamatan Binangun dan Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah. Kami berkomitmen untuk melindungi habitat penyu, mengedukasi masyarakat, dan melakukan penelitian untuk mendukung upaya konservasi.
Didirikan oleh Jumawan kemudian membangun kelompok Konservasi Penyu Nagaraja bermula dari Keprihatinan melihat nelayan mengambil dan mengkonsumsi telur penyu kemudian Kami membuat program penetasan tukik secara sederhana di pesisir selatan tepatnya di Desa Karangbenda Kecamatan Adipala. Seiring waktu, kami berkembang dibantu oleh CSR Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maos Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah.
Melindungi semua spesies penyu yang ada di Kabupaten Cilacap dari kepunahan, memulihkan habitat penyu yang rusak, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi penyu bagi keseimbangan ekosistem laut.
Program edukasi kami telah mencapai lebih dari 50 sekolah SD-SMP-SMA (Sederajat) di Kabupaten Cilacap dan Luar Kabupaten Cilacap yang berkunjung ke tempat kami. Kami juga terbuka menerima Mahasiswa dari Berbagai Univeristas seperti Undip, Unsoed, UGM, ITB, Unair, UPI,UB,Unila dan Univeristas lainnya baik dalam negeri maupun luar negeri untuk magang dan penelitian disini. Bagi Mahasiswa yang akan Magang atau Penelitian bisa mendaftar Disini. Pelajari bagaimana kami menginspirasi generasi muda untuk melindungi penyu. "Salam Lestari"
Musim penyu menetas adalah peristiwa penting untuk perlindungan penyu yang terancam punah, dan peran manusia sangat krusial untuk menjaga kelestarian penyu. Dengan memahami musim menetas, waktu penetasan telur sekitar 45-60 hari setelah bertelur yang umumnya terjadi antara April hingga Oktober di Indonesia, kita dapat membantu melindungi tukik dari berbagai ancaman dan menjaga kelangsungan hidup spesies penyu.
Polusi plastik berdampak fatal pada penyu laut melalui dua cara utama: tertelan dan terjerat. Penyu menelan plastik karena salah mengira kantong plastik sebagai ubur-ubur, menyebabkan penyumbatan usus, kelaparan, atau cedera internal yang mematikan. Terjerat dalam jaring ikan atau plastik lainnya menyebabkan penyu kesulitan bergerak, mati lemas, atau bahkan kehilangan anggota tubuh, yang secara signifikan mengurangi kelangsungan hidup mereka dan berdampak buruk pada populasi penyu secara keseluruhan.
Aplikasi Pelacak Penyu dari Sea Turtle Conservancy (STC) memungkinkan Anda melacak migrasi penyu yang telah ditandai dengan alat pelacak satelit dari pantai tempat bertelur, penelitian di dalam air, dan pusat rehabilitasi. Peta diperbarui seiring tersedianya data baru untuk penyu yang aktif. Ikuti terus perkembangan kami tentang pergerakan penyu melalui Aplikasi Pelacak Penyu kami. For Android | For Iphone
Sudah lebih dari 1000 orang teridiri dari Pegiat Ligkungan, Mahasiswa, Anak Sekolah dan Masyarakat Kampanye Bersih Pantai dan Penanaman Magrove dan Vegetasi Pantai untuk Penyu
Kenaikan permukaan air laut dan perubahan suhu mengancam habitat bersarang penyu. Temukan bagaimana kami beradaptasi dengan tantangan ini...
Telur Ditemukan • Telur Menetas • Tukik Dirilis
Tim peneliti kami telah memetakan 12 area penting untuk penyu di sepanjang pesisir Indonesia. Area ini mencakup lokasi bersarang, area mencari makan, dan jalur migrasi utama.
Pemetaan ini menggunakan kombinasi teknologi drone, citra satelit, dan survei lapangan. Hasilnya membantu pemerintah daerah dalam merencanakan pengembangan pesisir yang berkelanjutan.
Kami mengembangkan beberapa program inovatif untuk meningkatkan keberhasilan konservasi penyu:
Setiap donasi Anda membantu kami melanjutkan pekerjaan penting dalam melindungi penyu dan habitat mereka. Dengan kontribusi Anda, kami dapat:
Bergabunglah dengan kami dalam misi menyelamatkan penyu untuk generasi mendatang. Setiap kontribusi, berapa pun besarnya, membuat perbedaan nyata.